Home / Keuangan / Menabung, Investasi Sekaligus Membangun Infrastruktur Dengan Sukuk Tabungan ST003

Menabung, Investasi Sekaligus Membangun Infrastruktur Dengan Sukuk Tabungan ST003

Menabung, Investasi Sekaligus Investasi Dengan Sukuk Tabungan ST003. Sukuk Tabungan seri 003 atau disingkat ST003 adalah produk investasi secara online yang dikeluarkan oleh negara Republik Inonesia melalui Kementerian Keuangan/ Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan resiko untuk mendukung pembangunan nasional. Sapai di sini, mungkin bagi yang belum pernah mendengar istilah investasi akan merasa bingung. Menurut KBBI, Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Singkatnya, dalam membangun infrastruktur, pemerintah membutuhkan sejumlah modal tertentu. Nah, di sinilah pemerintah membuka kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk  melakukan investasi.

investasi online, cara membeli sukuk tabungan st 003, investasi infrastruktur, Menabung, Investasi Sekaligus Membangun Infrastruktur Dengan Sukuk Tabungan ST003, investasi adalah, investasi online, sukuk ritel, sukuk tabunga,
Sumber foto: https://www.instagram.com/dwimahayasa_/

ST-003 memiliki jangka waktu investasi selama dua tahun. Setelah tu, pemerintah akan mengembalikan uang investor serta bunga sebesar 8,15 %. Di mana bunga tersebut diperhitungkan dari rate Bank Indonesia sebesar 6% ditambah dengan 2,15 oleh pemerintah. BI rate ini bisa jadi turun dan bisa jadi naik. Apabila naik, katakanlah menjadi 6,50 %, maka bunga yang akan kita peroleh menjadi 6,50% + 2,15 % = 8,75 %. Dan apabila turun, maka nilai bunga yang kita peroleh tidak akan berkurang karena pemerintah sudah memperhitungkan return kepada investor minimal 8,15 %.

Bagaimana cara membeli ST003?

Proses pembelian ST-003 dilakukan secara online melalui website resmi Kementerian Keuangan www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan atau melalui 13 mitra distribusi yang ditunjuk/ bekerja sama dengan pemerintah seperti PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BRI Syariah, PT Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri (persero), PT Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara dan sejumlah Perusahaan efek seperti Trimegah Sekuritas Indonesia, PT. Bareksa Portal Investasi, PT Star Mercato Capitale (Tanamduit) serta beberapa perusahaan Financial Technonology seperti PT Investree Radhika Jaya, PT Mitra Usaha Indonesia Grup atau yang lebih kita kenal dengan Modalku.

Baca juga:  Keuntungan Menabung Emas di Pegadaian

Ingat ya teman-teman, 13 mitra ini hanya berfungsi sebagai agen distributor. Uang kita akan ditransfer kembali ke pemerintah (kementerian keuangan) untuk dikelola. Tanteseo pernah mengikuti salah satu talkshow ST 003 oleh Modalku bersama Kementerian Keuangan di kota P. Dan katanya, keuntungan Modalku hanyalah 0,4% dari total penjualan mereka. Sama seperti kita menitipkan keripik singkong di warung A dan kita memberikan Rp 200 ke warung tersebut.

Mengapa Investasi Perlu?

Ketika mendengar kata investasi, kira-kira kata apa yang pertama sekali kalian pikirkan? Banyak orang akan menjawab: Uang, untung, tidak capek, rugi, penipuan, dan alasan lainnya seperti haram, dll. Berbeda latar belakang, berbeda pula respon seseorang. Tetapi apa sebenarnya keuntungan investasi?

Secara umum, menurut pemahaman tanteseo, alasan pertama investasi perlu untuk menghindari yang namanya inflasi. Kabarnya, inflasi bisa meningkat sebesar 2 % setiap tahunnya. Jika hari ini kalian memiliki uang di bank sebanyak 10 juta, maka nilai uang tersebut akan berkurang seiring dengan inflasi. Jika mengikuti investasi, maka nilai uang tersebut malah naik tergantung dari deviden (bagi hasil) investasi.

Terkhusus untuk ST003, seperti yang sudah dikatakan tanteseo di atas, dengan membeli ST003 kita bisa ‘membantu’ pemerintah untuk membangun sejumlah infrastruktur nasional.

Alasan lainnya, investasi adalah sarana kita untuk mencapai kebebasan finansial. Apa makna kebebasa finansial?  Mungkin akan dibahas di lain waktu oleh Tanteseo secara detail.

Kapan pembelian ST003?

Well, sebenarnya pembelian ST 003 sudah lewat. Terakhir pembeliannya adalah tangga 20 Februari 2019 yang lalu. Kenapa tanteseo masih membahas? Karena menurut Tante, pengenalan masyarakat terhadap ST003 ini sangat perlu. Terutama mereka yang menyimpan uang di bank. Dari pada uang Anda tidur di bank, lebih baik dipekerjakan untuk membangun infrastruktur agar Indonesia bisa mencapai kemajuan industri dan bisa survive mengikuti industri 4.0 yang sedang banyak diperbincangkan itu.

Baca juga:  Jasa Share Link untuk Mempertahankan SEO Website

Dan waktu tante mengikuti talkshow bersama Modalku dan Kemenkeu, dikatakan, dilihat dari Ownership Compotition in Bond Market atau sejenis ‘jumlah kepemilikan saham’ masih didominasi oleh orang asing (luar negeri). Padahal pemerintah menargetkan investor dalam aset negara sebesar 70 % dan masih jauh di bawah target. Tanteseo jadi berpikir, “Oh, mungkin ini yang dimaksud dengan kalimat ‘Indonesia dikuasai Asing'”. Ya, meskipun aset tersebut tetap milih pemerintah Indonesia, investornya adalah orang luar negeri.

Karena itu pula pemerintah mengeluarkan Sukuk Tabungan ST 003 dalam jumlah yang kecil yaitu minimal pembelian 1 juta rupiah agar masyarakat dari kelas bawah dan menengah juga bisa ikut serta, mengambil bagian menjadi investor di negara sendiri. Uang investasi yang kecil juga sepadan dengan prinsip orang Indonesia bekerja yaitu bekerja secara gotong royong.

Alasan utama kenapa Tanteseo menulis ini karena Tanteseo ingin mengumumkan bahwa nanti pemerintah akan kembali mengeluarkan Sukuk Ritel seri 11 (belum tahu tanggal pastinya). Mirip dengan Sukuk Tabungan, hanya saja Sukuk Ritel bisa dijual seperti saham. Penasaran? Ayo tunggu terus tulisan mengenai investasi di Tanteseo.

Spread the love

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *